Kamis, 17 November 2016

SEJARAH PECINTA ALAM INDONESIA

     -SEJARAH PECINTA ALAM INDONESIA-
Sering kita mendengar dan menemui sekelompok manusia yang suka berpetualang di alam terbuka dengan membawa nama Pecinta Alam. Dan uniknya, nama tersebut, yakni pecinta alam hanya ditemui di Indonesia. Bukan dari segi bahasa, namun dari segi arti dan makna kalimat. Di Luar negeri sendiri mungkin lebih dikenal dengan nama Aktifis Lingkungan.

Konsep Pecinta Alam dicetuskan oleh Soe Hok Gie pada tahun 1964. Gie sendiri meninggal pada tahun 1969 karena menghirup gas beracun Gunung Semeru. Gerakan "Pecinta Alam" awalnya adalah pergerakan perlawanan yang murni kultur kebebasan sipil atas invasi militer dengan doktrin militerisme - patriotik. Perlawanan ini dilakukan dengan mengambil cara berpetualang dengan alasannya yakni :

"Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia - manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi ( kemunafikan ) dan slogan - slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung." ( Soe Hok Gie - Catatan Seorang Demonstran )

Era pecinta alam sesudah meninggalnya Soe Hok Gie ditandai dengan adanya ekspedisi besar - besaran, dan era berikutnya ditandai dengan Era 1969 - 1974, merupakan era antara masa kematian Gie dan masa muncul munculnya Kode Etik Pecinta Alam .

Era ini menandai munculnya tatanan baru dalam dunia kepecinta - alaman, dengan diisahkannya Kode Etik Pecinta Alam ( KEPAI ) di Gladian IV Ujungpandang, 24 Januari 1974. Ketika itu di barat juga sudah mengenal suatu 'Etika Lingkungan Hidup Universal' yang disepakati pada 1972. Era ini menandakan adanya suatu babak monumental dalam aktivitas kepecintaalaman Indonesia dan perhatian pada lingkungan hidup di negara - negara industri. Lima tahun setelah kematian Gie, telah memunculkan suatu kesadaran untuk menjadikan Pecinta Alam sebagai aktivitas yang teo - filosofis, beretika, cerdas, manusiawi / humanis, pro - ekologis, patriotisme dan anti - rasial.

     -KODE ETIK PECINTA ALAM INDONESIA-
Pecinta alam Indonesia sadar bahwa alam dan isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Pecinta alam Indonesia sebagai bagian dari masyarakat  Indonesia sadar akan tanggung jawabnya terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
Pecinta alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam sebagai makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa

Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran menyatakan :
Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber daya alam sesuai dengan kebutuhannya
Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam
Berusaha saling membantu dan saling menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
Selesai

Di susun dan di syahkan bersama dalam acara Gladia ke – IV
Di Ujung Pandang, Tahun 1974

     -MARS PECINTA ALAM INDONESIA-
Pendaki gunung, sahabat alam sejati
Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan
memploklamirkan dirimu pecinta alam
sementara maknanya belum kau miliki

    Ketika aku daki dari gunung ke gunung
    Disana ku temui kejanggalan makna
    Banyak pepohonan merintih kepedihan
    Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam

Batu batu cadas merintih kesakitan
ditikam belatimu yang bermata ayal
hanya untuk mengumumkan pada khalayak
bahwa disana ada kibar bendera mu

    Oh alam, korban keangkuhan
    Maafkan mereka yang tak mengerti arti
    kehidupan.

KARMAPALA OFFICIAL :
Fb : Humas Karmapala
IG : @GPA_Karmapala
        @Karmapala_Photography

Rabu, 16 November 2016

SEJARAH KARMAPALA


     -SEJARAH KARMAPALA-
KARMAPALA singkatan dari (Kreativitas Remaja Pecinta Alam.yang terdaftar kedalam salah satu ekstrakurikuler yang berada di SMAN 1 LURAGUNG.KARMAPALA didirikan pada tanggal 10 Oktober 2004.KARMAPALA dirintis oleh angkatan pertama yang diketuai oleh Handriyas Musoleh dengan nama "ELANG BUANA" yang beranggotakan 24 Orang.

KARMAPALA telah melahirkan 12 angkatan diantaranya :
1.Elang Buana
2.Dwi Banyu Segara
3.Tri Buana Purnama
4.Arbakala Purnaseta
5.Pancapa Satya Kala Buana
6.Sithawolong Sabitha Kalawingit
7.Saptagala Sasikirana Wirasona
8.Astakala Couri Amarta
9.Sangakala Anarawata Bramantya Aldaka
10.Tapak Kabut Samasta Purnama
11.Cakrawala Kunang
12.Lentera Senja Sarpa Bentang

     -KODE ETIK KARMAPALA-
1.Takwa kepada tuhan Yang Maha Esa
2.Memelihara Alam beserta isinya
3.Menghormati tata tertib kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitarnya serta menghargai Manusia dan Kerabatnya
4.Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah Air
5.Berusaha saling mempererat tali silaturahmi antara Pecinta Alam sesuai dengan asas Pecinta Alam
6.Berusaha saling membantu dan menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan,Bangsa dan Tanah Air

     -HAKIKAT KARMAPALA-
KARMAPALA itu sahabat sesama manusia dan sodara bagi tiap-tiap Pecinta Alam lainnya
KARMAPALA itu sabar dan riang Gembira
KARMAPALA itu sanggup menolong sesama makhluk hidup
KARMAPALA itu terbuka,jujur,dan ikhlas dalam berbakti
KARMAPALA itu berjiwa Petualang
KARMAPALA itu Mencintai kelestarian Alam

     -MARS KARMAPALA-
Kami adalah KARMAPALA
Generasi rimba Indonesia
Siap menghadapi segala Rintangan
Siap menghadapi segala macam Medan
        Hutan Gunung kan kami Jejaki
        Samudera luas kan kami Sebrangi
        Nasib KARMAPALA ada ditangan
        Kami
        Kami siap menjadi jiwa Mandiri

Sekian Sejarah singkat KARMAPALA
semoga KARMAPALA kedepannya bisa terus melahirkan Generasi-Generasi Muda yang berloyalitas untuk memajukan organisasi dan bangsa ini.

KARMAPALA OFFICIAL :
Fb : Humas Karmapala
IG : @GPA_Karmapala
        @Karmapala_Photography